konfigurasi mikrotik untuk pemula menggunakan DHCP Client (ip otomatis)

24 View

Bamshtudio.com – Mikrotik routerboard merupakan router populer yang digunakan saat ini baik itu untuk sekelas perusahaan hingga perorangan yang memakai mikrotik router, banyak jenis mikrotik router yang ada, dan beberapa jenis mikrotik mempunyai harga yang terjangkau.

Di tutorial kali ini admin bamshtudio.com akan mengulas tentang bagaimana setting mikrotik dari awal hingga terkoneksi dengan internet, tutorial ini cocok untuk kawan – kawan yang pemula dan baru mengenal mikrotik router ini, sebelum berlanjut ke pembahasan kita harus tahu bahwa mikrotik bisa di akses atau di setting dari beberapa cara, yaitu dari winbox, dari telnet dan juga dapat di akses dari ssh, setting mikrotik dari awal ini akan menggunakan winbox, yang mudah dan di sarankan untuk pemula karena menggunakan tampilan GUI.

disini admin menggunakan mikrotik router jenis RB941-2Nd-TC untuk setting mikrotik dari awal, untuk lebih jelasnya sebagai berikut :

baca juga : konfigurasi mikrotik untuk pemula menggunakan ip static ( routing )

– download terlebih dahulu winbox dari official website mikrotik, pilih jenis winboxnya yang sesuai dari operasi sitem windows kawan – kawan winbox 64 bit atau winbox 32 bit.

– lalu buka winbox yang sudah kita download tadi.

– pilih Neighbors > lalu terdapat klik 2 x pada Mac address karena kita akan masuk menggunakan mac address, lalu pilih connect >>

maka akan muncul halaman winbox mikrotik kita

– karena kita setiing mikrotik menggunakan alamat ip address otomatis (dhcp), kemudian pilih menu IP > dhcp client

– klik + pilih interface yang terdapat sumber internet, dan port Lan default untuk sumber internet mikrotik adalah port 1, pilih ether 1 > apply > ok

maka alamat ip kita akan otomatis ter isi dengan sendiri, bisa di lihat pada gambar berikut >

dan pada ip > address sudah terisi juga alamat ip kita >

– seperti yang kita ketahui bahwa setting mikrotik dengan ip dhcp client, di bagian routes (gateway) juga akan ter isi otomatis, tidak seperti menggunakan settingan ip statis yang manual harus kita isi,

– jika di tahap ini sudah silakukan dan tidak ada kendala, selanjutnya kita akan mengkonfigurasi DNS, dan NAT pada mikrotik ini, agar dapat mendistribusikan internet di setiap port yang ada

– pilih ip > klik DNS

– pada bagian server akan terisi gateway pada mikrotik, jika ingin mengisi ip lain seperti DNS google 8.8.8.8 juga boleh, disini saya menggunakan servers dinamis saja lalu centang Allow Remote Requests kemudian Apply > ok

– setelah itu konfigurasi NAT pilih IP > Firewall > NAT

– klik + pada bagian general > Chain isikan srcnat lalu out interface kita pilih ether 1

– lalu pada bagian Action pilih masquerade klik Apply > ok

jika semua tahap sudah di lakukan dan tanpa kendala, maka setting mikrotik dari awal telah selesai, kita tes koneksi internet apakah sudah terkoneksi dengan ping google ( ping 8.8.8.8 ) menggunakan terminal

untuk konfigurasi selanjutnya kita akan menambahkan alamat ip pada port ether Lan lainya atau membuat koneksi menggunakan wifi agar perangkat gadget kita bisa mengakses internet dan akan dibahas di artikel selanjutnya, terimaksih ..

 

baca juga : konfigurasi internet di WLAN dan port ethernet di mikrotik untuk client

Gallery for konfigurasi mikrotik untuk pemula menggunakan DHCP Client (ip otomatis)

Leave a Reply

Your email address will not be published.